UNTUK PERKEMBANGAN BLOG INI TOLONG KLIK IKLAN YANG ADA DI BLOG INI

Melatih Ketepatan “Casting”


Bagi pemancing yang suka casting di sungai (casting dengan spinning rod), muara dan danau, akurasi lemparan umpan menjadi sangat signifikan mengingat di tempat seperti ini banyak sekali “penghalang” semisal batang-batang pohon, akar-akar, ranting yang hanyut, tumbuhan air dan lain-lain.
Ini sedikit berbeda dengan casting di laut dimana sangkutan itu kebanyakan ada di bawah dan bukan di permukaan air. Akurasi lemparan yang tinggi di sungai atau muara sangat menentukan apakah kita akan mendapatkan strike atau tidak. Kita tahu, spesies sungai dan muara hidup di “rumah” yang salah satu syaratnya adalah aman. Dan itu berarti di tempat-tempat yang “sulit” seperti telah disebutkan di atas.
Dan ini artinya jika pemancing ingin sukses memancing spesies freshwater dan estuary maka salah satu syarat yang mutlak dikuasai adalah mampu melemparkan umpan setepat atau sedekat mungkin dengan rumah-rumah ikan tersebut. Bagaimana kalau kita masih bermasalah dengan ketepatan casting? Atau malah belum bisa casting dengan baik? Solusinya mudah, berlatihlah. Ada bermacam cara casting yang berbeda. Tiga yang paling sering dilakukan orang adalah overhand, sidearm, dan underhand. Untuk masing-masing cara ini cara melatih casting dan ketepatannya pun berbeda-beda.
Overhand. Bayangkan Anda berdiri di depan sebuah jam dinding, dan target Anda ada di arah jam tiga. Tataplah target dengan cermat. Peganglah joran paralel dengan air. Seiring dengan saat Anda mengayunkan batang joran, pastikan sikut Anda persis di samping tulang rusuk. Arahkan ayunan joran ke posisi jam 10 lalu gunakan pergelangan tangan untuk menyentakkan joran ke depan dan lepaskan jepitan jari Anda pada tali pada saat kira-kira ujung joran berada di posisi jam 11. Ulangi berkali hingga arah lemparan Anda semakin tepat dan posisi jatuhnya lure pun tepat di posisi yang kita inginkan.
Sidearm. Teknik casting menyamping ini lebih sulit dibanding overhand casting. Bayangkan Anda berdiri di depan sebuah jam. Target kita masih pada posisi jam 3. Pegang joran paralel dengan air. Jika Anda tidak kidal, ayunkan joran ke arah posisi jam 7 lalu dengan pergelangan tangan Anda sentakan dengan kuat joran ke depan dan persis pada posisi jam 6 lepaskanlah jepitan jari Anda pada tali. Ulangi lagi dan terus maksimalkan lemparan dan akurasi Anda dengan menggunakan ayunan joran untuk mengkontrol lemparan kita.
Underhand. Peganglah joran kira-kira di sekitar pinggul, paralel dengan air dan pada sudut 45 derajat dari target. Posisikan umpan pada sekitar 6 hingga 8 inchi dari ujung joran. Lalu dengan gerakan yang lembut tetapi bertenaga “gambarlah” sebuah setengah lingkaran imaginer dengan ujung joran kita. Lepaskan jepitan jari  kita pada tali saat ujung joran menyentuh dasar lingkaran. Hanya gunakan pergelangan tangan untuk menggerakan joran. Ulangi berkali-kali. Naikkan ujung joran saat umpan kita lepaskan jika menginginkan jarak lemparan yang jauh.
Beberapa Tip Casting :
Jika teknik casting, jarak lemparan dan ketepatan kita sudah demikian baiknya jangan lupakan juga beberapa hal seperti mengeliminir noise akibat pergerakan atau bunyi casting kita, menggulung tali secepat mungkin menghindari slack line di hari yang windy, menggunakan tackle yang seimbang baik antara rod, line, reel dan lure kita, jangan berlebihan mengisi spool reel kita untuk menghindari birds nest dan lain-lain. (sumber : mancingonline.com)

Categories:

Leave a Reply